Pengobatan Herbal Kanker – PPAR Sebagai Anti Kanker Alternatif

Pengobatan herbal kanker bertujuan memberikan terapi alternatif kepada pasien yang sudah terdiagnosis tumor atau kanker. Seperti kita ketahui kanker merupakan suatu penyakit yang menakutkan bagi setiap orang.  Seolah – olah setelah terkena kanker tidak ada lagi harapan untuk meraih umur panjang dengan badan yang sehat.  Benarkah itu?

Tumor adalah pertumbuhan abnormal pada jaringan tubuh. Tumor dapat bersifat jinak (benign) atau ganas (malignant). Tumor ganas juga dikenal sebagai kanker.

Pengobatan kanker sendiri tergantung dari jenis dan tingkat keganasan kanker tsb. Pada kondisi tumor jinak, dimana tidak ditemukan potensi tumor untuk menyebar dan terletak pada area yang “tidak berbahaya”, ataupun jika tidak ditemui gejala yang mempengaruhi kerja organ, maka sering kali pengobatan tidak diperlukan.

Pengobatan herbal kanker

Pengobatan herbal kanker merupakan pengobatan alternatif kanker dengan menggunakan cara yang alamiah. Tahukah anda, salah satu penemuan terbesar untuk mengobati kanker dengan tuntas tanpa efek samping sebenarnya sudah ditemukan di abad ini?

Keajaiban ini dimulai dengan ditemukannya senyawa PPAR (Peroxisome Proliferator Activated Receptor) lebih dari 40 tahun yang lalu. PPAR itu sendiri terdapat pada inti sel (nucleus) yang berfungsi untuk mengatur metabolisme atau kerja sel, sehingga sel dapat hidup sehat, termasuk membelah diri dan menjadi dewasa secara normal.

PPAR terdiri atas:
-    PPAR alpha
-    PPAR beta / delta
-    PPAR gamma
PPAR gamma ditemukan memiliki peran penting dalam pengobatan diabetes dan kanker.

Richard Pestell, M.D., PhD, yang merupakam direktur dari Lombardi Comprehensive Cancer Center mengemukakan : “Pada saat PPAR “diaktifkan” maka pertumbuhan tumor menjadi terhambat”.

Bruce Spielgmann seorang peneliti dari Harvard Medical School, bersama beberapa rekannya dari Salk Institute, La Jolla, California, menemukan bahwa senyawa obat troglitazone, yang berfingsi sebagai PPAR gamma, ternyata mampu memberhentikan pembelahan sel kanker yang tidak terkontrol dan merusak, menjadi pembelahan sel yang tidak berbahaya.

Lebih lanjut lagi ia mengatakan bahwa “inilah saatnya kita melihat perubahan paradigma dalam pengobatan kanker. Paradigma lama dengan cara membunuh sel kanker dengan cara kemoterapi yang keras dan menyakitkan, namun tetap saja tidak dapat memberikan hasil yang kita inginkan.  Saya pikir kita akan melihat lebih banyak lagi mengenai paradigma baru yang akan mampu membunuh sel kanker yang ganas sekalipun”.

Bagaimana dengan anda, apakah anda tetap bertahan dengan terapi atau pengobatan kanker yang konvensional, seperti kemoterapi, radiasi dan operasi, yang tidak dapat memberikan hasil yang maksimum, ataukah anda ingin mencoba sesuatu yang baru dan yang lebih baik seperti pengobatan herbal kanker dengan PPAR alami?